Selasa, 11 Oktober 2011

Spray Paint: Size Do Matter


Spray Paint: Size Do Matter

Spray paint tersedia dalam berbagai macam ukuran, mulai dari yang terkecil 30ml sampai yang paling besar 750ml. Makin besar kalengnya, makin murah harga cat per mililiter-nya, namun tekanan yang dihasilkan lebih tinggi. Dengan kaleng yang kecil cat yang kita dapat lebih sedikit; dengan kaleng yang besar kita akan kesulitan membuat garis-garis detail.

Ukuran spray paint yang paling umum adalah 400 ml. Ini adalah ukuran yang paling ideal dan seimbang baik dari segi harga maupun tekanan yang dihasilkan. Dengan kaleng 600ml, kita bisa mendapatkan cat 50% lebih banyak, namun tekanannya akan menjadi masalah. Kaleng 600ml bisa menghasilkan tekanan yang sangat kuat. Hanya cocok untuk fill-in, bukan untuk outlining.

Kaleng yang kecil memiliki masalah yang berbeda. Kita bisa saja membuat gambar dengan nyaman menggunakan kaleng 250 ml, tapi tentunya cat akan cepat habis. Tekanan yang lebih rendah memungkinkan kita bisa lebih mengontrol spray. Trik menggunakan kaleng kecil adalah kita sebaiknya menyemprotkan dari jarak dekat sehingga cat yang menguap ke udara jadi lebih sedikit.

Jadi kesimpulannya, kaleng 400ml adalah yang paling ideal. Kaleng 250ml cocok untuk sentuhan-sentuhan detail dan efek. Kaleng 600 ml cocok untuk fill-in bagian-bagian yang luas.

Teknik Outlining Pada Pembuatan Graffiti


Teknik Outlining Pada Pembuatan Graffiti

Graffiti: Teknik Outlining

Secara umum, pembuatan graffiti dibuat dengan outlining dulu. Ada banyak buku yang membahas tentang teknik-teknik outlining yang canggih-canggih, tapi dasar dari outlining adalah sebagai berikut.

Saat yang tepat untuk melakukan outlining adalah di awal dan di akhir pembuatan graffiti. Outline di awal adalah sebagai guide untuk memandu flow kita dalam membuat graffiti. Dengan outline awal itu kita jadi tahu dimana filling harus dilakukan. Setelah kita selesai membuat outline awal, tentunya setelah itu kita akan menggarap filling, background, 3D, touch-up dan yang lain-lainnya. Semua itu bukan tidak mungkin akan sedikit menutupi dan mengacaukan outline awal.

Jadi sebaiknya di akhir graffiti, re-trace lagi outline untuk mendapatkan gambar yang maksimal rapihnya. Tapi pastikan dulu semua sudah dilakukan sebelum re-trace. Jadi re-trace benar-benar dilakukan di paling akhir.

Saat melakukan outlining, posisi spray yang terbaik adalah paralel dengan tembok dan kalau bisa sedekat mungkin agar garisnya tegas dan tajam.

Outline yang pertama adalah yang akan paling menggambarkan hasil akhir graffiti kita, jadi jangan ragu untuk menghabiskan banyak waktu di outline awal. Jika salah mengambil garis, buatlah garis baru dan pastikan garis yang salah itu bisa ditutupi dengan filling nantinya,..